Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pidie Jaya Gelar Diskusi dan Silaturahmi Bersama Alumni SKPP dan Alumni Panwascam

Bawaslu Pidie Jaya Gelar Diskusi dan Silaturahmi Bersama Alumni SKPP dan Alumni Panwascam

Bawaslu Pidie Jaya Gelar Diskusi dan Silaturahmi Bersama Alumni SKPP dan Alumni Panwascam

Pidie Jaya — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pidie Jaya menggelar kegiatan diskusi dan silaturahmi bersama kader pengawas pemilu, yang terdiri dari alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) dan alumni Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).


Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran serta masyarakat dalam mengawal proses demokrasi dan kepemiluan di Kabupaten Pidie Jaya.


Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya, Mahfuzzal, S.H., dan dilanjutkan dengan arahan Ketua Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya, Fajri M. Kasem.


Dalam arahannya, Fajri menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menentukan pilihan politik berdasarkan kapasitas dan kemampuan calon pemimpin, bukan semata-mata berdasarkan angka atau popularitas.


“Memilih berdasarkan angka, bukan karena kemampuan, jangan berharap pemimpin yang membuat program menyentuh langsung terhadap kepentingan rakyat. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti negara ini akan dipimpin oleh mafia,” ujar Fajri.


Ia menegaskan bahwa pemilu bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.


Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mengawasi serta mengawal setiap tahapan pemilu. Oleh karena itu, pendidikan kepemiluan perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik serta mampu berpartisipasi secara aktif dan kritis.


Ketua Bawaslu Pidie Jaya juga berharap diskusi tersebut tidak berhenti pada forum pertemuan semata, tetapi dapat diimplementasikan oleh para alumni dan kader pengawas pemilu di tengah masyarakat. Terlebih di era keterbukaan informasi, masyarakat semakin mudah mengakses berbagai informasi terkait kepemiluan.


Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya, Yusra Hayati, berharap jangkauan pendidikan dan pengawasan partisipatif dapat terus diperluas.


“Jangan sampai kepemiluan hanya dibicarakan di kalangan kawan-kawan saja. Kita berharap jangkauannya lebih luas dan dapat menyentuh masyarakat,” ungkap Yusra.


Yusra juga mengajak para alumni SKPP dan alumni Panwascam untuk tetap konsisten menjaga nilai-nilai positif sebagai kader pengawas pemilu serta menjadi bagian dari masyarakat yang turut memberikan edukasi dan pemahaman terkait kepemiluan.


Dalam kegiatan tersebut, peserta juga memasuki tahapan kegiatan dengan menyaksikan video visual yang telah disediakan melalui kanal Bawaslu. Video tersebut memuat enam topik yang berkaitan dengan kepemiluan dan menjadi bahan diskusi bagi para peserta.


Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya berharap para alumni SKPP dan alumni Panwascam dapat terus berkontribusi dalam memberikan pendidikan kepemiluan kepada masyarakat, memperluas pengawasan partisipatif, serta bersama-sama mewujudkan pemilu yang berintegritas, demokratis, dan berkualitas.

Penulis : Humas Bawaslu Pidie Jaya

Editor : Humas Bawaslu Pidie Jaya