Untuk Mencegah Penularan Virus Covid-19, Pegawai Panwaslih Pidie Jaya Kembali Jalani Rapid Test
|
Pidie Jaya, Panitia Pengawas Pemilihan – Kembali menggelar Rapid Test untuk 14 pegawai di lingkungan Sekretariat Panitia Pengawas pemilihan Kabupaten Pidie Jaya yang diselenggarakan pada hari jum’at, (02/10/2020).
BPP Panwaslih Pidie Jaya Asmaul Husna sedang dilakukan Rapid Test
Rapid Test ini bertujuan untuk medukung pemerintah dalam rangka menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pidie Jaya dan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan Panwaslih Pidie Jaya.
Pelaksanaan Rapid Test mematuhi protokol kesehatan Covid-19, di antaranya menerapkan physical distancing dalam antrean dan tempat duduk, memastikan penggunaan masker, serta menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer. Apabila hasil tes reaktif, maka akan ditindaklanjuti dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
Rapid Test ini merupakan Rapid Test yang ke 2 kali dilakukan oleh pegawai di lingkungan Panwaslih Kabupaten Pidie Jaya, setalah dilakukan Rapid Test secara mandiri pada tanggal 16/19/2020 oleh masing-masing pegawai.
Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Pidie Jaya Fajri M. Kasem menjelaskan, tujuan digelarnya rapid test adalah untuk memastikan para pegawai aman dari Covid-19, meskipun ini bukan tes yang ideal, ini merupakan tes awal. Misalnya ada yang perlu ditindaklanjuti, nanti akan ditindaklanjuti dengan tes PCR dan ini akan dilakukan berkala, jadi tidak hanya sekali.
"Tentunya kita tidak berharap ada yang terindikasi positif ya, tapi kita berjaga-jaga akan dilakukan secara berkala," jelas Fajri pada saat rapid test belangsung.
Saat ini Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Pidie Jaya menerapkan kebijakan kombinasi Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) dengan jumlah pimpinan dan pegawai yang masuk kantor tidak lebih dari lima puluh persen.[]