Bawaslu Pidie Jaya lakukan Pengawasan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Pidie Jaya.
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pidie Jaya menghadiri sekaligus melakukan pengawasan terhadap Rapat Pleno Terbuka Penetapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan I Tahun 2026 tingkat Kabupaten Pidie Jaya yang dilaksanakan di Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya. Kamis (02/04/2026).
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Bawaslu Pidie Jaya menjalankan fungsi pengawasan secara melekat guna memastikan seluruh proses rekapitulasi dan penetapan data pemilih berkelanjutan berlangsung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengawasan dilakukan terhadap kesesuaian prosedur, keakuratan data, serta keterbukaan informasi dalam rapat pleno terbuka.
Selain itu, Bawaslu Pidie Jaya juga mencermati setiap tahapan yang dilalui, termasuk proses sinkronisasi data, penyampaian hasil rekapitulasi, serta penetapan akhir DPB. Apabila ditemukan adanya potensi permasalahan atau ketidaksesuaian data, Bawaslu memberikan saran perbaikan dan rekomendasi sebagai langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya, Mahfuzzal, S.H.,
menekankan perlu koordinasi lanjutan terkait dengan data anggota TNI dan Polri yang baru masuk maupun yang telah memasuki masa pensiun dapat dilakukan pendataan ulang secara menyeluruh untuk keperluan pemutakahiran data pemilih berkelanjutan. Hal ini dinilai penting guna memastikan kesesuaian status kependudukan yang berdampak langsung terhadap hak pilih warga negara, ujarnya.
Berdasarkan data rekapitulasi terbaru, jumlah penduduk di Kabupaten Pidie Jaya yang tersebar di delapan kecamatan mencapai 116.163 jiwa. Data tersebut terdiri dari 56.238 laki-laki dan 59.925 perempuan, yang mencerminkan komposisi penduduk relatif seimbang dengan jumlah perempuan sedikit lebih tinggi.
Secara administratif, total terdapat 222 gampong yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan. Kecamatan Bandar Baru tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar, yakni 27.387 jiwa, disusul oleh Kecamatan Bandar Dua sebanyak 20.118 jiwa, serta Kecamatan Trienggadeng dengan 17.336 jiwa.
Sementara itu, Kecamatan Panteraja menjadi wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit, yakni 6.608 jiwa. Dari sisi jumlah gampong, Kecamatan Bandar Dua memiliki jumlah terbanyak dengan 45 gampong, sedangkan Kecamatan Panteraja memiliki jumlah paling sedikit yaitu 10 gampong.
Adapun rincian per kecamatan menunjukkan bahwa Kecamatan Meureudu memiliki total penduduk sebanyak 16.259 jiwa, Kecamatan Ulim sebanyak 11.785 jiwa, Kecamatan Jangka Buya sebanyak 7.553 jiwa, serta Kecamatan Meurah Dua sebanyak 9.117 jiwa.
Penulis dan Foto : Bawaslu Pidie Jaya
Editor : Bawaslu Pidie Jaya