Penguatan SDM Melalui Pembekalan Literasi Media Kritis dalam Konteks Pengawasan di Era Disrupsi
|
Meureudu, Panitia Pengawas Pemilihan – Untuk meningkatkan kemampuan staf Panwaslih Kabupaten Pidie Jaya membantu tugas komisioner dalam publikasi bidang pengawasan dan edukasi masyarakat melalui media sosial, maka Panwaslih Kabupaten Pidie Jaya menyelenggarakan kegiatan "Penguatan SDM Melalui Pembekalan Literasi Media Kritis dalam Konteks Pengawasan di Era Disrupsi". Kamis, (04/08/22).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat Panwaslih Kabupaten Pidie Jaya dengan narasumber Dr. Phil. Saiful Akmal, M.A Dosen UIN Ar-Raniry, Direktur Padebooks.com.
Dalam paparannya, ia menyebut bahwa Panwaslih Pidie Jaya harus menjadi bagian dari gerakan sosial untuk menyebarkan edukasi politik yang baik dan benar, dengan cara-cara yang cerdas dan tepat guna.
Ketua Panwaslih Pidie Jaya Kordiv Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Datin Fajri M. Kasem menjelaskan bahwa pemberian materi pengelolaan media sosial diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat.
Keikutsertaan masyarakat dalam pengawasan partisipatif akan menjamin penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dan berkredibilitas, mendorong transparansi, meminimalisasi pelanggaran, dan memberikan legitimasi kuat.
Pengawasan Pemilu di Indonesia yang secara formal diamanatkan kepada lembaga negara yang terakhir bernama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melalui Undang-Undang terus bertransformasi menjadi lembaga yang semakin kuat. Pembentukan Bawaslu pada hakikatnya tidak terlepas dari keinginan masyarakat yang mengendaki ada lembaga formal yang mengawasi penyelenggaraan pemilu agar pesta demokrasi tersebut berjalan baik tanpa adanya kecurangan. Dengan kata lain, untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.