Panwaslih Kabupaten Pidie Jaya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan Tokoh Pemuda Se-Pidie Jaya
|
Meureudu, Panitia Pengawas Pemilihan – Kabupaten Pidie Jaya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang dilaksanakan di Aula Hotel Ananda, Meureudu. Sabtu, (12/11/22).
Pada kegiatan tersebut turut hadir Khairil Akbar dari Universitas Syah Kuala sebagai pemateri.
Serta Tokoh Pemuda dan Pemuda Tastafi Se-Kabupaten Pidie Jaya sebagai tamu undangan.
Anggota Panwaslih Pidie Jaya M. Agmar Media, S.HI.,MH Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat
Anggota Panwaslih Pidie Jaya Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat M. Agmar Media, S.HI.,MH menjelaskan, Pemilu ke depan ini betul-betul pemilu yang berbasis partisipatif yang sebagaimana kita ketahui bersama bahwasanya Pemilu ini bukan milik KIP bukan milik Panwas bukan milik Pemda tetapi milik semua elemen masyarakat
Jadi oleh karenanya acara ini sangat penting dilaksanakan untuk kita bersama-sama mengawasi tahapan Pemilu ke depan agar dapat berjalan secara demokratis.
Kalau kita lihat beberapa Tahun belakangan ini, tingkat partisipasi masyarakat hanya muncul pada saat hari pencoblosan saja, maka dari itu ke depan kita bagaimana membangun sinergritas adanya satu kesepahaman bagaimana pengawasan Pemilu ini betul-betul tumbuh dari akar rumput sehingga pemilu yang kita kita harapkan ke depan betul-betul melahirkan pemimpin-pemimpin yang bermartabat dan bertanggung jawab.
Walaupun acara ini kecil tapi kita berharap manfaatnya besar sehingga para peserta bisa menyampaikan kepada rekan-rekan di kalangan masyarakat bagaimana mengawasi atau melakukan pengawasan berbentuk partisipatif.
Khairil Akbar dari Universitas Syah Kuala sebagai pemateri
Kemudian, Khairil Akbar dari Universitas Syah Kuala juga menyampaikan, tingginya partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) dipengaruhi oleh beberapa hal. Salah satunya, penyebaran informasi yang merata terkait kepemiluan.
Partisipasi masyarakat dalam melakukan sosialisasi kepemiluan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman hak konstitusional warga negara dalam kepemiluan, pengembangan budaya sadar pemilihan umum, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang politik dalam kepemiluan, mendorong berkembangnya budaya berpikir dan menulis ilmiah di perguruan tinggi tentang kepemiluan serta menyebarluaskan gagasan dan merespon permasalahan hukum dalam kepemiluan.