Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pidie Jaya melaksanakan Rapat Evaluasi terkait Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan partisipatif dalam mendukung terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas

Bawaslu Pidie Jaya melaksanakan Rapat Evaluasi terkait Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan partisipatif dalam mendukung terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas

Rapat Evaluasi Pendidikan Pengawas Partisipatif.

Pidie Jaya - Bawaslu Pidie Jaya melaksanakan Rapat Evaluasi terkait Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai bagian dari upaya penguatan pengawasan partisipatif dalam mendukung terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas. Senin (11/05/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan jajaran sekretariat serta unsur pelaksana program guna meninjau pelaksanaan kegiatan pendidikan pengawasan yang telah berjalan selama ini.


Rapat evaluasi ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program Pendidikan Pengawas Partisipatif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat terhadap pengawasan pemilu maupun pemilihan.


Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi di lapangan, baik dari sisi pelaksanaan kegiatan, partisipasi peserta, maupun tindak lanjut hasil pendidikan pengawasan yang telah dilakukan.


Dalam pembahasan rapat, peserta evaluasi menyoroti pentingnya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mahasiswa, komunitas pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya agar memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi.


Pendidikan Pengawas Partisipatif dinilai menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga turut aktif melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu.


Selain membahas capaian program, rapat tersebut juga mengevaluasi metode penyampaian materi, pola koordinasi, serta strategi sosialisasi yang dinilai perlu terus disesuaikan dengan perkembangan zaman dan karakteristik masyarakat.


Pemanfaatan media digital dan pendekatan yang lebih interaktif menjadi salah satu fokus pembahasan guna meningkatkan efektivitas penyampaian pendidikan pengawasan kepada masyarakat luas.


Melalui rapat evaluasi ini, Bawaslu Kanupatrn Pidie Jaya berharap program Pendidikan Pengawas Partisipatif dapat terus ditingkatkan kualitasnya sehingga mampu melahirkan masyarakat yang kritis, aktif, dan peduli terhadap pengawasan demokrasi.


Dengan keterlibatan masyarakat yang semakin luas, diharapkan upaya pencegahan pelanggaran pemilu dapat dilakukan secara bersama-sama demi menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Pidie Jaya.